Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

PREVIEW Indonesia Super League 2014: Persija Jakarta - Arema Cronus

Minggu, 04 Mei 2014

Persija Jakarta dan Arema Cronus akan berduel di Stadion Gelora Bung Karno malam ini (4/5), siapa yang lebih diunggulkan?

Arema & Persija - Dendi Santoso & Alfarizi (GOAL.com/Abi Yazid)
Abi Yazid
Duel bigmatch Indonesia Super League (ISL) 2014 zona Barat antara dua tim papan atas, yaitu Persija Jakarta dan Arema Cronus, akan tersaji di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, malam ini (4/5).

Seperti yang diketahui, saat ini Persija duduk di posisi ketiga, sementaran Arema nyaman di puncak klasemen sementara. Macan Kemayoran memang belum bisa menggusur Arema di pucuk apabila mereka mampu mengamankan tiga angka, tetapi setidaknya mereka memangkas jarak menjadi satu angka dan sekaligus menggusur seteru mereka, Persib Bandung, di posisi kedua.

Namun, hal itu tidak mudah karena meski bermain di kandang sendiri, Persija juga memiliki kenangan buruk ketika menjamu Singo Edan. Musim lalu mereka takluk dengan skor 2-1 di GBK, selain itu ketika Arema menjadi juara ISL 2009/10, Persija juga dipermalukan, bahkan dengan skor yang sangat telak, 5-1.

Selain itu, Macan Kemayoran juga terancam tidak bisa diperkuat bek sayap andalan mereka, Ismed Sofyan, yang mengalami benturan keras di kepalanya saat mengalahkan Gresik United di laga sebelumnya.

Tetapi performa Victor Pae yang menggantikan Ismed, di mana dia justru mencetak gol kemenangan Persija atas Gresik United, setidaknya bisa membuat kubu tuan rumah bernafas lega.

Pelatih Benny Dollo sendiri mengakui bahwa kualitas Arema di atas anak asuhnya. Oleh karena itu, ia akan berusaha memompa semangat juang tim Macan Kemayoran untuk bisa menutupi gap kualitas antara kedua tim.

"Arema merupakan tim yang besar. Bahkan, mereka punya kualitas yang lebih baik dari kami (Persija)," kata Bendol, sapaan Benny. "Pertandingan tersebut tidak akan kami lepas. Pemain butuh motivasi dan fighting spirit untuk laga tersebut. Tanpa itu, sulit untuk menang dari Arema, makanya kami tanamkan ke pemain sejak sekarang."

Sementara itu, tim tamu akan tampil dengan kepercayaan diri penuh. Keberhasilan mencuri tiga angka di markas Semen Padang di laga sebelumnya menjadi modal yang sangat positif.

Meski demikian, Arema bukan tanpa masalah, kubu Singo Edan dilanda kelelahan yang cukup berat karena mereka juga terlibat di ajang Piala AFC, terutama di sektor lini belakang yang hanya memiliki sedikit pelapis karena dua pemain, yaitu Purwaka Yudhi (cedera) dan Munhar, berhalangan

Hal itu membuat kuartet Victor Igboneffo, Thierry Ghatuessy, Benny Wahyudi dan Alfarizi hanya dilapisi oleh Gilang Ginarsa seorang diri. Selain itu, mereka juga tidak bisa diperkuat penyerang Irsyad Maulana yang mendapatkan kartu merah di laga sebelumnya.

Tetapi pelatih Suharno mengaku tetap optimistis bisa mencuri tiga angka di markas Persija karena dia melakukan rotasi yang cukup baik ketika melawat ke markas Semen Padang.

“Saat ini kita punya 18 pemain sisa. Saya tetap optimis mereka bisa menampilkan permainan terbaik, karena ada beberapa pemain yang kemarin belum dimainkan," kata Suharno.

Beberapa pemain yang dimaksud oleh Suharno adalah Dendi Santoso, Arif Suyono, Samsul Arif, dan Gilang Ginarsa bahkan pemain seperti Hendro Siswanto dan Juan Revi hanya dimainkan setengah pertandingan.


  KEMUNGKINAN LINE-UP

PERSIJA JAKARTA


Andritany
Victor Pae, Fabio Beltrame, Nanak, April
Ramdani, Amarzukih, Syahrizal
Rohit Chand
Terkes, Afandi


AREMA CRONUS
  
Indonesia
Kurnia Meiga
Gilang, Igbonfeo, Thierry, Benny
Hendro, Bustomi
Gustavo
Beto, Gonzale, Samsul Arif




Prediksi Goal Indonesia: Persija Jakarta 1-2 Arema Cronus

 

ANALISIS: Duel Bintang Penuh Gengsi Persib Bandung - Arema Cronus

Sabtu, 12 April 2014

Kedua klub sama-sama dipenuhi amunisi bintang kelas satu di pentas Indonesia Super League (ISL) 2014.

GOALOLEH    FARABI FIRDAUSY     

Gaung kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 kembali bergema akhir pekan ini. Itu setelah, kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu mengalami jeda karena pemilihan umum legislatif 2014, Rabu (9/4). Dari tiga laga yang rencananya akan dipertandingkan pada akhir pekan ini, yang paling menyita perhatian tentu saja laga penuh gengsi antara Persib Bandung kontra Arema Cronus di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (13/4).

Bagaimana tidak, Arema saat ini berada di peringkat pertama dan Persib menguntit di posisi kedua klasemen sementara wilayah barat. Nama besar dua klub tersebut juga menjadi gairah tersendiri bagi pecinta sepakbola nasional untuk menyaksikan laga itu. Apalagi, kedua tim pada musim ini bermaterikan pemain bintang kelas satu di pentas ISL.

Tak ayal, duel antarlini kedua tim akan sarat gengsi. Mulai dari pemain yang berlabel timnas, legiun asing terbaik, hingga perburuan top skor bomber dari kedua tim. Redaksi Goal Indonesia pun telah merangkum siapa saja yang patut disorot pada laga nanti. Berikut analisisnya:

I MADE WIRAWAN Vs KURNIA MEIGA
 MAIN/MENIT: 5/450  MAIN/MENIT: 5/450
 KEMASUKAN: 4  KEMASUKAN: 1
 USIA: 32  USIA: 23
Baik Persib maupun Arema dihuni oleh kiper utama yang saat ini juga menjadi pilihan di timnas Indonesia. Tentu saja, laga nanti bisa jadi panggung bagi I Made Wirawan dan Kurnia Meiga untuk unjuk gigi siapa yang lebih layak menjadi kiper utama di timnas pada Piala AFF 2014 nanti. Made yang berusia 32 tahun menjadi aktor utama Indonesia kala mampu Mengimbangi Arab Saudi 0-0 di Malaysia 7 Oktober 2011. Lebih indah lagi, itu merupakan debutnya bersama tim Merah-Putih.
Sedangkan untuk Kurnia Meiga, kariernya bersama timnas Indonesia diprediksi akan sangat cerah. Dia masih muda dan sangat tenang dalam dua kesempatan menjaga gawang Indonesia saat menjamu Belanda, 7 Juni 2013, dan bertandang ke Arab Saudi di kualifikasi Piala Asia 2015, 5 Maret lalu. Kiper yang kabarnya dibidik beberapa klub asing ini pun selalu menjadi pilihan utama bagi Arema sejak usia 19 tahun. Kurnia Meiga patut berterima kasih kepada Gusnul Yakin, yang pada musim 2008/09 banyak mempromosikan pemain muda untuk tampil bagi Singo Edan.

Berbicara statistik musim ini, Kurnia Meiga masih lebih unggul dibandingkan Made. Sementara ini, Kurnia Meiga sukses membuat Arema menjadi tim yang paling sedikit kebobolan dari lima laga yang telah dijalani. Menyusul, gawang Arema baru kebobolan satu gol. Sementara Made sudah kebobolan empat gol dari lima laga yang telah dijalaninya bersama Maung Bandung musim ini.
 
AHMAD JUFRIYANTO Vs VICTOR IGBONEFO
 MAIN/MENIT: 6/540  MAIN/MENIT: 5/450
 GOL: 1  GOL: 0
 USIA: 27  USIA: 28
Gengsi perebutan tempat utama di timnas Indonesia berlanjut di posisi bek tengah. Adalah Ahmad Jufriyanto dan Victor Igbonefo yang saat ini dipertimbangkan pelatih timnas, Alfred Riedl. Musim perdana Jufe, sapaan Ahmad Jufriyanto, dengan Persib terbilang sangat mulus. Dia selalu menjadi pilihan utama pelatih Djajang Nurjaman, entah itu sebagai pemain tengah atau bek tengah.

Karakternya tenang dan andal dalam duel udara. Mantan penggawa Sriwijaya FC ini juga semakin mantap bermain di jantung pertahanan meski posisi naturalnya adalah seorang gelandang bertahan. Belum lagi, ia dipercaya menjadi eksekutor bola-bola mati untuk Maung Bandung.

Di kubu Arema, tak perlu diperdebatkan bahwa Igbonefo adalah salah satu alasan Kurnia Meiga baru kemasukan satu gol musim ini. Pemain berdarah Nigeria itu tegas dan fleksibel untuk berduet dengan siapa pun sebagai bek tengah. Di musim keduanya bersama Singo Edan, sejauh ini Igbonefo sudah memberikan satu gol di ajang Piala AFC 2014. Yang patut dipuji adalah, ia bukan pemain yang rajin diganjar kartu meski bermain keras. Terbukti dari lima penampilan ISL hanya satu kartu kuning yang diterimanya.
 
MAKAN KONATE Vs GUSTAVO LOPEZ
 MAIN/MENIT: 6/540  MAIN/MENIT: 3/192
 GOL: 2  GOL: 2
 USIA: 22  USIA: 27
Bentrok lini tengah kedua tim dipastikan akan menarik. Dua legiun asing terbaik ISL menjadi pengatur serangan kedua tim. Persib punya Makan Konate yang pergerakannya sangat lincah dan enerjik. Pemain asal Mali ini juga kerap menjadi pemecah kebuntuan tim asal Kota Kembang. Bisa dibilang, Persib beruntung memiliki eks pemain Barito Putera ini. Terlebih Konate baru berusia 22 tahun, mengingat pemain asing dengan usia muda cukup langka di ISL.

Bila Persib punya Konate yang masih berusia muda, kubu Arema dihuni Gustavo Lopez yang sedang dalam usia emas dengan segudang pengalaman di kompetisi ISL. Mantan penggawa Persela Lamongan ini menyempurnakan lini tengah Arema yang sudah kaya karena memiliki Ahmad Bustomi, I Gede Sukadana, serta Juan Revi Auriqto. Gustavo lihai dalam mengatur irama permainan skuat yang dilatih Suharno itu. Sempat dibekap cedera pada akhir Februari lalu, kini pemain berusia 27 tahun itu dalam kondisi prima bertandang ke Stadion Si Jalak Harupat.
 
DJIBRIL COULIBALY Vs CRISTIAN GONZALES
 MAIN/MENIT: 3/205  MAIN/MENIT: 5/438
 GOL: 4  GOL: 5
 USIA: 27  USIA: 37
Persib dan Arema sementara ini membuktikan memiliki bomber haus gol di kancah ISL 2014. Arema mempunyai Cristian Gonzales yang sudah mengemas lima gol, sedangkan Persib memiliki Djibril Coulibaly yang telah mengoleksi empat gol. Perburuan gelar top skor ISL bagi keduanya akan semakin memanas saat tim yang mereka bela bentrok di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (13/4) nanti.

Bisa dibilang, laga itu akan menjadi ajang bagi keduanya untuk membuktikan siapa yang lebih garang di depan gawang lawan. Aliran gol Coulibaly memang sempat tersendat di awal musim ini lantaran cedera yang membekapnya. Tapi, eks striker Barito Putera itu membuktikan diri bahwa ia layak berseragam Persib dengan gol ke gawang Persik Kediri, saat kali pertama turun di ISL 2014 untuk Maung Bandung.

Gonzales sendiri adalah kenangan manis untuk publik Bandung. Hijrah ke Persib dari Persik Kediri di paruh musim 2008/09, ia langsung mempersembahkan gelar top skor dengan torehan 28 gol berbagi dengan Boaz Solossa. Total, pemain yang dijuluki El Loco ini mencatatkan 60 gol dari 88 penampilannya bersama Persib. Patut ditunggu di laga ini soal apakah Djibril menyalip torehan gol Gonzales, atau malah pemain berusia 37 tahun itu menjauh dengan mencetak gol ke gawang mantan klubnya.