Kedua klub sama-sama dipenuhi amunisi bintang kelas satu di pentas Indonesia Super League (ISL) 2014.
OLEH FARABI FIRDAUSY
Gaung
kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 kembali bergema akhir pekan
ini. Itu setelah, kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu mengalami
jeda karena pemilihan umum legislatif 2014, Rabu (9/4). Dari tiga laga
yang rencananya akan dipertandingkan pada akhir pekan ini, yang paling
menyita perhatian tentu saja laga penuh gengsi antara Persib Bandung
kontra Arema Cronus di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (13/4).
Bagaimana
tidak, Arema saat ini berada di peringkat pertama dan Persib menguntit
di posisi kedua klasemen sementara wilayah barat. Nama besar dua klub
tersebut juga menjadi gairah tersendiri bagi pecinta sepakbola nasional
untuk menyaksikan laga itu. Apalagi, kedua tim pada musim ini
bermaterikan pemain bintang kelas satu di pentas ISL.
Tak ayal,
duel antarlini kedua tim akan sarat gengsi. Mulai dari pemain yang
berlabel timnas, legiun asing terbaik, hingga perburuan top skor bomber
dari kedua tim. Redaksi
Goal Indonesia pun telah merangkum siapa saja yang patut disorot pada laga nanti. Berikut analisisnya:
| I MADE WIRAWAN Vs KURNIA MEIGA |
 |
 |
| MAIN/MENIT: 5/450 |
MAIN/MENIT: 5/450 |
| KEMASUKAN: 4 |
KEMASUKAN: 1 |
| USIA: 32 |
USIA: 23 |
Baik Persib maupun Arema dihuni oleh kiper utama yang saat ini juga
menjadi pilihan di timnas Indonesia. Tentu saja, laga nanti bisa jadi
panggung bagi I Made Wirawan dan Kurnia Meiga untuk unjuk gigi siapa
yang lebih layak menjadi kiper utama di timnas pada Piala AFF 2014
nanti. Made yang berusia 32 tahun menjadi aktor utama Indonesia kala
mampu Mengimbangi Arab Saudi 0-0 di Malaysia 7 Oktober 2011. Lebih indah
lagi, itu merupakan debutnya bersama tim Merah-Putih. Sedangkan
untuk Kurnia Meiga, kariernya bersama timnas Indonesia diprediksi akan
sangat cerah. Dia masih muda dan sangat tenang dalam dua kesempatan
menjaga gawang Indonesia saat menjamu Belanda, 7 Juni 2013, dan
bertandang ke Arab Saudi di kualifikasi Piala Asia 2015, 5 Maret lalu.
Kiper yang kabarnya dibidik beberapa klub asing ini pun selalu menjadi
pilihan utama bagi Arema sejak usia 19 tahun. Kurnia Meiga patut
berterima kasih kepada Gusnul Yakin, yang pada musim 2008/09 banyak
mempromosikan pemain muda untuk tampil bagi Singo Edan.
Berbicara
statistik musim ini, Kurnia Meiga masih lebih unggul dibandingkan Made.
Sementara ini, Kurnia Meiga sukses membuat Arema menjadi tim yang
paling sedikit kebobolan dari lima laga yang telah dijalani. Menyusul,
gawang Arema baru kebobolan satu gol. Sementara Made sudah kebobolan
empat gol dari lima laga yang telah dijalaninya bersama Maung Bandung musim ini. |
| AHMAD JUFRIYANTO Vs VICTOR IGBONEFO |
 |
 |
| MAIN/MENIT: 6/540 |
MAIN/MENIT: 5/450 |
| GOL: 1 |
GOL: 0 |
| USIA: 27 |
USIA: 28 |
Gengsi perebutan tempat utama di timnas Indonesia berlanjut di
posisi bek tengah. Adalah Ahmad Jufriyanto dan Victor Igbonefo yang saat
ini dipertimbangkan pelatih timnas, Alfred Riedl. Musim perdana Jufe,
sapaan Ahmad Jufriyanto, dengan Persib terbilang sangat mulus. Dia
selalu menjadi pilihan utama pelatih Djajang Nurjaman, entah itu sebagai
pemain tengah atau bek tengah.
Karakternya tenang dan andal
dalam duel udara. Mantan penggawa Sriwijaya FC ini juga semakin mantap
bermain di jantung pertahanan meski posisi naturalnya adalah seorang
gelandang bertahan. Belum lagi, ia dipercaya menjadi eksekutor bola-bola
mati untuk Maung Bandung.
Di kubu Arema, tak perlu
diperdebatkan bahwa Igbonefo adalah salah satu alasan Kurnia Meiga baru
kemasukan satu gol musim ini. Pemain berdarah Nigeria itu tegas dan
fleksibel untuk berduet dengan siapa pun sebagai bek tengah. Di musim
keduanya bersama Singo Edan, sejauh ini Igbonefo sudah
memberikan satu gol di ajang Piala AFC 2014. Yang patut dipuji adalah,
ia bukan pemain yang rajin diganjar kartu meski bermain keras. Terbukti
dari lima penampilan ISL hanya satu kartu kuning yang diterimanya. |
| MAKAN KONATE Vs GUSTAVO LOPEZ |
 |
 |
| MAIN/MENIT: 6/540 |
MAIN/MENIT: 3/192 |
| GOL: 2 |
GOL: 2 |
| USIA: 22 |
USIA: 27 |
Bentrok lini tengah kedua tim dipastikan akan menarik. Dua legiun
asing terbaik ISL menjadi pengatur serangan kedua tim. Persib punya
Makan Konate yang pergerakannya sangat lincah dan enerjik. Pemain asal
Mali ini juga kerap menjadi pemecah kebuntuan tim asal Kota Kembang.
Bisa dibilang, Persib beruntung memiliki eks pemain Barito Putera ini.
Terlebih Konate baru berusia 22 tahun, mengingat pemain asing dengan
usia muda cukup langka di ISL.
Bila Persib punya Konate yang
masih berusia muda, kubu Arema dihuni Gustavo Lopez yang sedang dalam
usia emas dengan segudang pengalaman di kompetisi ISL. Mantan penggawa
Persela Lamongan ini menyempurnakan lini tengah Arema yang sudah kaya
karena memiliki Ahmad Bustomi, I Gede Sukadana, serta Juan Revi Auriqto.
Gustavo lihai dalam mengatur irama permainan skuat yang dilatih Suharno
itu. Sempat dibekap cedera pada akhir Februari lalu, kini pemain
berusia 27 tahun itu dalam kondisi prima bertandang ke Stadion Si Jalak
Harupat. |
| DJIBRIL COULIBALY Vs CRISTIAN GONZALES |
 |
 |
| MAIN/MENIT: 3/205 |
MAIN/MENIT: 5/438 |
| GOL: 4 |
GOL: 5 |
| USIA: 27 |
USIA: 37 |
Persib dan Arema sementara ini membuktikan memiliki bomber haus gol
di kancah ISL 2014. Arema mempunyai Cristian Gonzales yang sudah
mengemas lima gol, sedangkan Persib memiliki Djibril Coulibaly yang
telah mengoleksi empat gol. Perburuan gelar top skor ISL bagi keduanya
akan semakin memanas saat tim yang mereka bela bentrok di Stadion Si
Jalak Harupat, Minggu (13/4) nanti.
Bisa dibilang, laga itu akan
menjadi ajang bagi keduanya untuk membuktikan siapa yang lebih garang di
depan gawang lawan. Aliran gol Coulibaly memang sempat tersendat di
awal musim ini lantaran cedera yang membekapnya. Tapi, eks striker
Barito Putera itu membuktikan diri bahwa ia layak berseragam Persib
dengan gol ke gawang Persik Kediri, saat kali pertama turun di ISL 2014
untuk
Maung Bandung.
Gonzales sendiri adalah kenangan
manis untuk publik Bandung. Hijrah ke Persib dari Persik Kediri di paruh
musim 2008/09, ia langsung mempersembahkan gelar top skor dengan
torehan 28 gol berbagi dengan Boaz Solossa. Total, pemain yang dijuluki
El Loco
ini mencatatkan 60 gol dari 88 penampilannya bersama Persib. Patut
ditunggu di laga ini soal apakah Djibril menyalip torehan gol Gonzales,
atau malah pemain berusia 37 tahun itu
menjauh dengan mencetak gol ke gawang mantan klubnya.