Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

Perang Legiun Asing Ramaikan Bandung FC Kontra Medan Chiefs

Jumat, 06 Mei 2011

Share this history on :

Bandung – Stadion Si Jalak Harupat yang berada di Kabupaten Bandung akan jadi saksi perang legiun asing antara tuan rumah Bandung FC melawan Medan Chiefs, dalam lanjutan kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI),  Minggu (8/5) sore. Lee Hendrie akan memimpin perlawanan Bandung FC menghadapi gempuran mesin gol Abdelhadi Laakkad dari Medan Chiefs.
Budiman Yunus menyatakan, pasukannya sudah siap tempur karena berada dalam kondisi fit. Terutama legiun asingnya yang disesaki oleh nama tenar mulai dari Lee Hendrie (libero kawakan asal klub Aston Villa, Inggris), Perry N. Somah (bomber asal Liberia), Kim Sang Duk (gelandang trengginas dari Korea Selatan), N. Ndubuisi (bek tangguh asal Nigeria), serta Javad Moradi (gelandang tengahdari Iran).
“Pemain muda berbakat kami, Rinto Hermawan juga sudah pulih dan siap mendampingi Perry di lini depan. Apalagi kami juga punya tambahan darah baru Rachmat Latief yang siap turun Sabtu nanti. Jika para pemain sudah bisa menikmati pertandingan,  maka saya optimistis menang,” papar pelatih Bandung FC itu.
Budiman juga menjelaskan bahwa anak-anak asuhannya bermain dengan filosofi enjoy the game ketika berhadapan dengan Real Mataram, Sabtu (23/4), dan Manado United, Minggu (1/5) lalu. Laga kandang dan tandang itu menghasilkan empat poin bagi klub Kota Kembang itu.
Meski optimistis, Budiman Yunus juga masih berusaha keras untuk memperbaiki lini pertahanan Bandung FC yang dianggap masih memiliki sejumlah kelemahan. Maklum, Bandung FC punya rekor kebobolan 28 gol, dan memasukkan 17 gol.
Bagaimana dengan Medan Chiefs? Pelatih Amran menegaskan kondisi kesebelasannya juga siap tempur.”Semua lini menyatakan siap bertanding dan memetik poin di kandang lawan,” tegas pelatih lokal yang menggantikan posisi pelatih asal Jerman, Jorg Peter Steinebruner itu.
Klub berlogo Kuda Pegasus itu memiliki legiuan asing yang sudah terbukti ketangguhannya. Mereka adalah bomber Abdelhadi Laakkad, duo Singapura Baihakki bin Khaizan dan Shahril Ishak,  Kevin Yann dari Perancis, dan Luis Eduardo. Masih ditambah lagi tiga pemain Indo-Holland, Fred Pasaribu, Bryan Brard dan Dane Brard.
“Dane Brard tidak akan diturunkan. Kami juga siap mematikan pergerakan Lee Hendrie yang menjadi dirijen irama permainan Bandung FC,” ungkap Amran, pelatih yang selalu tampil sangat sederhana itu.
Pekan lalu Medan Chiefs bertarung sengit melawan tim papan atas lainnya, Batavia Union. Laga seru yang berlangsung di Stadion Baharoeddin Siregar, Deli Serdang, itu berakhir imbang 2-2.
Kini, Medan Chiefs memiliki 25 poin, dan masih bertahan di papan atas serta bersaing ketat dengan Persibo dan Semarang United yang memiliki poin sama. Untuk masuk ke jajaran tiga besar, maka Medan Chiefs wajib menang di Si Jalak Harupat.
Siapa dari kedua tim bertabur bintang ini yang akan memetik tiga poin? Kita tonton saja langsung yuk ke Si Jalak Harupat.  (Endang K. Saputra)
Thank you for visited me, Have a question ? Contact on : youremail@gmail.com.
Please leave your comment below. Thank you and hope you enjoyed...

0 komentar:

Posting Komentar